Senin, 31 Maret 2014

Membagi Indera

Ada banyak waktu yang telah ia habiskan sendiri
Jam-jam makan pagi, makan siang dan makan malam
Dimana orang-orang memilih untuk menghabiskan waktu bersama-sama dengan orang lain entah suka atau terpaksa. Terpaksa karena mereka mungkin takut akan dicap sebagai orang kesepian hingga mereka menerima siapa saja yang menemani mereka.
Dan ia memilih sendirian di tengah keramaian jam makan pagi, makan siang dan makan malam

Dan ia suka waktu-waktu ini, waktu dimana fikirannya akan mengembara tanpa batas dan ide ide menyeruak keluar. Ia suka sensasi itu hingga ia suka waktu sendiri, waktu makan pagi, makan siang dan makan malam.
 
Sebenarnya, ada banyak tempat indah di negerinya dimana ia dapat menghabiskan waktu sendirian,.
Negeri kelahirannya telah menawarkan keindahan yang tak tergantikan walau nanti ia akan melalang buana ke berbagai negeri lainnya.
Langit biru, udara panas dan semilir angin khas tanah Melayu ini adalah suasana yang selalu dirindu dan dinantinya. Ia senang menanggapi riak ombak pantai yang merayu lembut di sela jari kaki atau saling berpandangan dengan matahari tenggelam dan rona oranye kehitaman yang ditawarkan saat itu. Menghirup bau angin pantai dan sensasi kain penutup kepalanya yang melayang-layang.
 
Namun, ia sisakan pengalaman itu dan belum pernah dicobanya sendirian. Bukan ia takut dicap sebagai orang yang sendirian. Ia hanya ingin membagikan tempat dan suasana indera indah ini. Yah, ia ingin membaginya dan tak ingin sendiri menikmatinya. Suatu saat nanti.
 
Palembang, Madang, Maret 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar