Aku berdiri di
antara gang-gang sempit di saat orang-orang terlelap pada pekat malam
Seorang pria berdiri
di tepi jendela sempit memandang dengan penuh cemas, memandang istrinya dan
anak yang diidam-idamkannya
Kadang kala ia
tersenyum, tersenyum bahagia sekali
Ada gemuruh dalam
dada
Bagaimana mungkin
aku tidak bersyukur dengan apa yang aku punya
Sedang mereka
sangat-sangat menerima
Bayi itu, bayi
mereka
Dengan istilah
panjang orang-orang baju putih menyebut sesuatu tentang anak mereka
Walau mereka
tidaklah mengerti maksudnya
Walaupun orang-orang
memandang anak mereka dengan mengerenyitkan dahi atau memandang dengan kasihan
Mereka tetap saja
tersenyum dengan bahagia
Mata mereka melihat
bayi itu seakan-akan mereka melihat tanpa kekurangan apapun
Aku hanya menghela
nafas panjang, aku sangat-sangat beruntung saat ini, itu setidaknya menurut
penilaianku sekarang.
Banyak rahasiaMu di
dunia ini yang tak terungkap ya Allah
Neonatus, 20 Desember 2013
Neonatus, 20 Desember 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar