Rabu, 23 September 2026

Senior dan Junior Non Infeksi


 

Non Infeksi stase yang capek. Amprah amprah kemo sebelum jam 12 siang. Kemudian anak anak perbaikan keadaan umum yang buat high risk udah kayak mini HCU. Bekarya every day. Stase ini buat senyum senyum juga karena isinya senior senior unik. Nggak senyum senyum sih tapi ketawa ngakak. Jadi non infeksi ini semoga bisa dilalalui dengan baik dan lulus. Amiin. Eh tiba tiba di tanggal 23 diucapin selamat ultah sama senior dan junior non infeksi dan foto foto. Makasih banyak semoga jadi kenangan indah. 

Minggu, 13 September 2026

Rindu

Telah banyak waktu kuhabiskan

Dalam meragukan
Akankah menemukan

Pada akhirnya kudapati
Bahwa janji Allah selalu ditepati
yang menganugerahkan engkau padaku
membuat tenang hidup dan jiwaku
membuat aku meneteskan air mata
Dalam syukur teramat sendu

Bila jauh terasa rindu
Ingin cepat bertemu

Bila dekat
Ingin waktu berjalan lambat
Biar kurasakan keindahan lamat-lamat

Karena ruh yang seiringan,
saling menemukan
dengannya sayang dan ketenangan ditumbuhkan

Kuharap rasa ini tak mengalahkan
cinta pada pemilikku

sebagai wasilah
dan syukur

mendekat pada Rabbku

Pangkalpinang, Juli 2018

Sampa titik waktu

Aku adalah ruh yang melalang buana
Pergi dari keabadian ke kefanaan
dititipkan pada sebuah tubuh
Yang dijaga sampai pada titik waktu

Ku kan kembali pada Mu

sebagai jiwa yang tenang


Jakarta, 13 September 2026


Sabtu, 05 September 2026

End of life

Tak terhitung lagi,

hingga hati mati rasa

Mendampingi orang tua

Mengikhlaskan kepergian penyejuk jiwa

Wajah pasrah

Wajah tak rela

Pundak- pundak melemas,

Bersandar di pundakku

Teriak-teriak mengancam

Meraung-raung, melunglai

Sebagian mengangguk, mengerti
Namun, matanya nanar

 

"Faiz itu dunia saya, Dokter"

 

Maaf, kami tak bisa lagi mempertahankan dunia kalian

Kataku tertunduk, sayup, tak terdengar

Sampai harus kuyakinkan lagi

Dengan tarikan nafas berat

Perlahan

Menatap lamat-lamat

Berharap keikhlasan

Namun yang tersisa hanya keputusasaan

Setelah itu,

Otak dan hati ini dimatikan

Tak ada waktu menangisi

Setelah ini, 

banyak tugas yang menanti

 
Jakarta, Mei 2026

Kamis, 27 Agustus 2026

Pintu yang ia buka

Ia
bersembunyi sangat lama, berbelas tahun
Meredupkan
cahaya sendiri
Berharap
tidak ada yang peduli

Namun
sekarang ia tak ingin bersembunyi lagi
Ada badai, akan ia tembus dan berputar bersama badai
Ada lautan, ia akan meminjam tongkat Musa untuk membelahnya
Ada samudra, dia akan membangun kapalnya dan mengembangkan layarnya sendiri
Ada kesakitan, ia akan rasakan kesakitan itu walaupun pedih menyayat kulitnya

Ada yang meminta berhenti, ia akan berkata:
Hanya kematian yang memisahkan ia dan cita-citanya
Sebelumnya pun hanya sedikit orang yang menemaninya
Ia akan menggunakan berlian-berlian yang tersisa, menggunakan jemarinya
menulis dengan cepat, menggunakan saraf-saraf meloncat-loncat berpikir dengan cepat|

Ia kini telah membuka pintunya
Mengizinkan
orang-orang untuk menyapa

Jakarta, Agustus 2026

Minggu, 26 Juli 2026

Dua Gadis Cantik

 



Dua gadis cantik dengan biru langit, kayu coklat dan hijau hutan
Tumbuhlah besar dengan segala kebahagiaannya 
Jadilah bebas, pada jiwa dan pengalamannya
Jadilah terikat, pada kebaikan dalam firman-firmanNya

Bangka, Juli 2026

Rabu, 15 Juli 2026

Surga Pertamaku

Kau mukjizat untukku,

keberuntungan yang tak kuminta

namun kudapatkan

 

Otak ini tak pernah diam—

membaca nada, memilih kata,

mengurai gerak yang tak terlihat.

mengenali niat tersembunyi,

dan karena itu…

tak pernah benar-benar merasa aman.

 

Takut

 

Namun setiap kali bertemu denganmu,

lagi dan lagi,

aku tenang.

 

Seakan tak perlu berjaga.

Seakan boleh tertidur.

Seakan aku telah menemukan surga.

 

Dia mengenali keikhlasan itu.

Cinta dan pengorbanan

 

Seharusnya dia tak pernah melangkah keluar,

dunia terlalu keras

untuk jiwa lurus,

naif.

 

Separuh jiwaku—

 

Jika kita tak pernah berubah,

jika hatimu tak goyah,

tak beralih dari perjanjian berat

yang disaksikan langit,

karena iman

karena amanah

 

Maka kita kan bertemu lagi.

 

Pada surga kedua.

 

Surga pertama

telah ku rasakan di dunia ini—

karena mu.

 

Dan setelah pertarungan panjang ini,

yang mungkin tak kan segera usai,

ku akan kembali padamu.

 

Pada perlindungan sayapmu,

yang membuat jiwaku tenang

tanpa perlu waspada lagi.

Jakarta, Juli 2026