Kau tidak dapat
membayangkan betapa bahagia perasaan ku dalam minggu-minggu ini. Kami akhirnya
dapat berkumpul bersama karena hitungan hari telah memisahkan kami. Kau tahu,
aku sangat faham bahwa hari hari ini akan berakhir hingga ku nikmati
lamat-lamat suasananya.
Kurasakan
dalam-dalam kelezatan masakan ibu dan kupandangi ia lebih lama dalam tidurnya.
Kudengarkan seluruh celotehan adikku walau kadang aku tak mengerti jalan
fikirannya. Kukerjakan apapun yang kalian inginkan. Bahkan tidak kutinggalkan
sejengkalpun rumah ini karena aku ingin menikmatinya.
Di sini aku kembali
bernostalgia dengan hari-hari ku dahulu yang mana kilatan bayangannya beberapa
telah lenyap. Malam-malam yang kuhabiskan dengan buku-buku yang terbuka,
malam-malam yang kuhabiskan dalam kesendirian. Di meja ini, di kamar ini dimana
segala mimpi bermulai. Di meja, meja yang hanya kusentuh seminggu saja dalam
setiap tahunnya.
Kau tahu bahwa aku
menahan diriku untuk bertanya, apa misteri dari merantau, apa hikmah dari pergi
jauh dari tanah kelahiran?
Entahlah, tapi aku,
beberapa hari ini akan menikmati setiap detiknya bersama mereka di sini, di
tanah kelahiranku. Dan malam ini, aku menikmati setiap detiknya kamar ini
bersama guruh deras hujan di luar.
Sungailiat, 28 Juli
2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar