Dunia tak tahu rupanya ia dan rupa gagasannya
Ia juga tak ingin dikenal dunia
Ia ingin dikenal bukan sebagai dirinya
Tapi ia ingin dikenal dengan karya karyanya
Baginya, manusia cepat mati
Namun karya akan selalu abadi
Dia hidup bagai di dua dunia
Atau ada 2 orang yang hidup di dalam dirinya
Satu menempati alam nyata
Dan satu lagi bersembunyi di kesepian dan kesendirian
Dia tak dapat cukup tempat bukan karena diri satunya tak ingin berbagi
Namun, dunia luar akan cepat melukai dirinya
Sehingga diminta ia bersembunyi saja
Jangan nampak
Dan ia menuruti
Bersembunyi hingga nanti ada suatu masa
Yang akan mengakuinya
Bukan sekarang
Namun bisa saja berabad abad kemudian
Mereka tak akan menyatu
Masa sekarang adalah masa untuk dirinya yang nyata
Dan nanti adalah masa untuk dirinya yang lain menempati seluruh ruang-ruang fikir manusia
Maret 2014
Jika ia hanya bersembunyi saja, maka cakrawala pikirnya tak aka tumbuh berkembang. Karya-karyanya pun hanya akan berjalan di tempat, tak pernah maju. Ia harus membelai alam raya. Ia harus menapaki setiap getirnya. Ada timpaan perih yang tak terlukiskan. Namun ia sadar kalau hatinya akan membaja dengan setiap gerimis tangis dan kesedihan. Ia harus berinteraksi dengan makhluk lain. Menyerap hal baru yang luput darinya. Agar ia bisa tahu, apakah ia berdiam diri, ataukah senantiasa berjalan. (ASH)
BalasHapusSyukron akh..
BalasHapus