Minggu, 16 September 2012

Membaca Orang

Orang-orang cerdas adalah orang-orang yang pandai membaca. Kata dokter Arisman, membaca bukan hanya membaca buku tapi membaca juga termasuk membaca kehidupan. Kata dokter yang mengajar statistika (saya lupa), kesimpulan dapat ditarik dari banyak fakta-fakta yang merupakan bukti-bukti. Jadi menebak sungguh beda dengan menganalisis dari bukti-bukti.

Membaca orang itu -apakah ini adalah bentuk kepercayaan diri yang terlalu melangit- adalah mudah. Saya menjamin. Karena membaca orang itu berasal dari sekumpulan fakta-fakta , bukti-bukti, kejadian-kejadian, raut wajah, mata, bibir gerak tubuh everything. Lalu apa lagi yang salah untuk analisis itu mungkin melenceng sedikit tapi secara keseluruhan kalau kita mengamati dan menganalisis kita dapat membaca orang. Jadi apakah sulit untuk membaca orang yang jatuh cinta? apakah sulit untuk menggambarkan orang yang menyimpan sesuatu?

Jadi apakah begitu sulit untuk orang-orang cerdas untuk membaca orang, mengerti dan bersikap yang terbaik setelah itu.