Rabu, 28 Juli 2010

ANGAN

22 Juni 2010 jam 9:44

Sendiri di tengah khalayak
Terserabut mimpi dan angan tatap masa depan
Seakan beban hanya milik seorang

Berkhayal melakukan banyak hal dengan tangan dan hati
Terbentur oleh batas, batas dalil, darah, adat dan anggap
Lalu kutanya pada angin bersiwir bergelung
Pada langit cerah berbatas membiru
Pada hati dalam tak terlihat
Demi apakah,,

Demi pulauku, demi nafsu, atau demi Tuhanku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar