Senin, 14 Januari 2013

Puisi-Essay

Dalam satu bulan ini, saya rajin membeli kompas hari Minggu. Kebiasaan saya zaman dulu yang menghilang tergilas sibuknya kehidupan. Saya sangat menyukai kolom Sastra, Opini, Puisi, Cerpen dan Biografi.

Saya suka membaca Cerpen, Puisi dan Opini karena hal itu adalah buah fikiran penulisnya yang mendalam untuk membahas satu topik kehidupan yang kadang dilewati oleh orang lain. Yah, karya-karya mereka adalah hasil pengamatan tentang dunia yang dirangkum dalam barisan kata-kata yang kadang-kadang tidak biasa. Saya juga punya mimpi sedari kecil kalau suatu saat nanti bisa menembus Kompas walaupun saya belum ada usaha ke arahnya.

Beberapa minggu ini, di dalam rubrik sastra Kompas dibahas tentang Puisi-Essay. Saya pusing membacanya dan saya tidak mengerti apa yang dimaksud dengan Puisi Essay tersebut. Tapi intinya, Puisi-Essay adalah sebuah genre baru dalam sastra. Well, lagi-lagi saya punya deskripsi sendiri mengenai puisi Essay terlepas dari salah atau benar.

Jadi Puisi Essay itu adalah sebuah essay panjang yang dibuat dengan unsur-unsur sastra dengan bumbu kata-kata seperti puisi yang memiliki beragam makna dan dapat menimbulkan banyak multitafsir. Bukankah suatu puisi tidak lagi menjadi puisi apabila maknanya diceritakan kepada khalayak. Puisi setelah dilempar ke publik maka akan menjadi milik semua orang dengan penafsiran berbeda-beda.

Jadi saya pun tertarik untuk membuat essay-essay yang dipuitisasi. Hal ini sangat cocok untuk orang yang tidak berani berbicara gamblang seperti saya namun tak dapat menahan hati untuk berbicara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar