Kamis, 04 Agustus 2011

Ramadhan Rhapsody

By : Wegi Dwi Sapto
                         Pernah tercecer dan ku kumpulkan kembali
                        Secarik kumpulan kenangan Rika M.

Ramadhan ini pun, masih terasa manisnya.
Es cendol dan kerut-kerut kurma.
Dalam ramai sepi kau ada.
Berdo’a dalam sama..
Manis duduk ku di sini,
terpaut engkau dipojok menanti.
Tanganmu yang tergenggam.
Adalah teman…
untuk tengadah dalam pintaku diam.

Kita manusia sama.
bila,hujan menderai .
Kita pun sama-sama basah.
Sama-sama tak mengerti atas segala penerimaan

Namun waktu pun sama egonya…
Dengan onthel yang dulu kau laju kencang.
Aku mengerti dan seharusnya…
Kemengertian tak perlu malu kurasa.
Pahamnya kita adalah tak paham bagi mereka

Kita adalah dua yang merasa.
Dan sebenarnya
Aku kangen, pada tiap cara
Kau elap kacamata kan kain halus merah.

Di pipi, di jilbab.
Air mataku syahid sembab.
Yang lain mungkin paham.
namun mungkin tak melihat.
Dan aku sembunyi-sembunyi mengurainya.


                     Romadhon 1432 H,
                     Sungailiat, 4 agustus 2011, 04:02 AM

Ini adalah puisi yang dibuatkan oleh temanku yang ahli membuat puisi. Dari dulu ingin sekali dibuatkan puisi olehnya dan akhirnya dia mengabulkannya juga. Butuh waktu 30 menit untuk mengartikan puisi ini dan akhirnya saya mengerti maksudnya.. Thenks... ^ ^

1 komentar: