2 tahun sudah berlalu, Rasanya seperti hembusan angin teman. Seperti menjalin hidup tanpa pijakan, sekali sadar, sudah hampir seribu hari berlalu. Tapi lagi-lagi ada rasa, rasa dalam dada. Okeh, saya sudah mencoba untuk bertahan. Bertahan untuk tidak menggubrisnya dan menganggap itu hanya gigitan semut kecil. Sakit sebentar. Namun malam ini, saat hanya detak jam yang menemani, rasa itu sudah membesar seperti balon yang ditiup, menunggu pecah.
Seorang teman mengatakan “mereka tidak akan tergantikan”, aku mengangguk tanda kalau 200 persen sepakat. Memang kalian tidak akan tergantikan.Saat dulu pertama kali bersua, kalau tidak salah 5 tahun yang lalu, saat para gadis kurus-kurus seperti tulang karena badannya belum berbentuk dan para bujang, masih kecil dan pendek, botak dan hitam. Hahaha, ketika makan siang yang pertama kali aku berujar dalam hati “Aku akan hidup dengan mereka, oh benarkah”
Dan waktu berlalu, ada banyak kenangan di setiap kesempatan yang tidak akan terlupakan sulit diceritakan. Saat dulu, kita merasa terpenjara dan ingin cepat waktu berlalu, tapi mungkin baru kusesali, kenapa tidak kunikmati lamat lamat
Mungkin hanya saya yang merasakan perasaan cengeng seperti ini. Tapi banyak sekali di antara kalian yang persis hampir 2 tahun setelah hari itu, kita tidak berjumpa.
Ade 1 folder foto yang tulisannya adalah “7777” dari seorang teman, tapi sampai sekarang, tidak pernah kubuka lagi karena tidak ingin merasakan nyeri di ulu hati ini.
Apa kabar kalian yah,,
Tetap berjuang teman, tetap berjuang, sehingga ku tetap yakin, mimpi-mimpi kalian yang sering kutertawai dulu akan tercapai satu persatu, nanti, suatu waktu yang ku yakin tak akan lama lagi.
10, 20, 30 tahun, akan terasa seperti hembusan angin, percayalah
Miss U Katom,zzz
Dak hanya ka kok, ku juga, bahkan setiap anak yang merasa dirinya bagian dari Katom juga ikut ngerasain hal yang sama. Why? Karna kita sudah 'menyatu', 2 tahun lebih nyaris 3 tahun bukan waktu yang gampang untuk nyatuin beragam ego, dan ketika udah nyatu *yang disebut pengawas kite sebagai EGO KELOMPOK*, takdir bilang harus LEPAS, dash! Ginilah akibat e, merindukan kenangan yang mungkin dak bakal terjadi untuk kedue kali e.
BalasHapusSeperti yang pernah ka bilang kek ku, "yim, kite idup tu harus melihat ke depan, jangan terus ngeliat masa lalu karna kite dak bakal pernah maju". Dash! Tepat! Tapi, ku tetep menganggap kalo masa lalu ku sebagai KATOM adalah titik awalku untuk mencapai ape yang ku inginkan.
Makasih Katom, makasih Rika yang lah nek jadi roommate-ku 3 taun,hahaha.
emm,, Ayiiimmm,,
BalasHapus