Minggu, 04 Januari 2009

KAU

Kau ajari aku memetik gitar kehidupan
Agar tercipta kasih yang lama tak
kudendangkan

Kau ajari aku mengeja nama Tuhan
Yang lama tersingkir dalam benak
(Tahukah kau? Semua itu membuat
kekagumanku tandas untukmu

Kau izinkan aku duduk di beranda hatimu
Agar cukup kudongakkan kepalaku
Untuk melihat apa yang Tersimpan di sana
Dan mengambil sebongkah cinta untukku



Kau yang ajari aku sisa hidup
Menghitung karunia yang tak terhingga
Bersama sapu tangan jingga di langit biru
Dalam sisa usia yang semakin luas

Dan
Mari kita bersandar
Di tiang kasih yang kita tegakkan
Mari kita berteduh
Di bawah pilar kebersamaan yang kita bangun

Suparmiati


"Hem,, puisi ini termasuk puisi yang paling aku suka
Sederhana namun romantis dan menyentuh
Menggambarkan perasaan yang dalam
Intinya, Aku suka banget"


Tidak ada komentar:

Posting Komentar