Kamis, 18 November 2010

Menikah,, Siapa Takut

14 November 2010

Besok ujian, tapi tidak konsen belajar. Sebenarnya sudah merasa siap, tapi bingung mau ngapain lagi sekarang. Hari ini, sering terdengar tema pernikahan, dari teman sekosan yang baru pulang walimahan sampai acara Mario Teguh pun temanya pernikahan. Wuaahhh, kadang bertanya , apakah ingin menikah? Jawabnya, ya tentu saja, kalau bisa secepat mungkin. Targetnya adalah umur 23 tahun setelah mendapatkan sertifikat dokter. Langsung deh,, Lalu pertanyaanya dengan siapa? Wah saya pun sangat tidak tahu dengan siapa. Tergambar wajah orangnya pun tidak, tapi insya Allah kalau ada azzam, Allah pasti memudahkan.

Mungkin orang bertanya-tanya, kenapa harus secepat itu menikah. Kamu kan belum punya pekerjaan, lalu kenapa tidak mau menikmati masa muda dengan uang sendiri. Hmm, alasan menikah muda itu banyak sekali dan manfaatnya jauh lebih banyak daripada melajang. Pertama, wanita dikasih kesempatan waktu yang sedikit untuk bereproduksi. Semakin tua semakin tinggi risiko kehamilan dan mendapatkan anak cacat. Trus, mengikuti sunah Nabi, menyempurnakan separuh agama. Sebenernya, sudah bosen menjomblo sendiri, dan segera ingin pacaran (yang halal tentunya) karena sendiri itu tidak enak, banyak mudoratnya, lirik kanan lirik kiri, hhh, zina hati, zina mata. Dan kalau orangnya di rumah, ngapain lirik lirik lagi, hehehe.
Hmm, menikah itu, pahalanya jadi berlipat, sholat bareng, tilawah bareng, tahajud bareng dll. Trus, semakin cepat menata kehidupan di masa yang akan datang dan mempersiapkan generasi penerus yang shaleh, kuat dll. Ckck, spertinya sok sekali catatan ini. Hanya tergambar indahnya nikah tapi tidak tahu sulitnya pernikahan. Tapi, saya tahu menikah itu tidak gampang dan akan bannyak tantangannya, tapi di situlah letak keindahan, pahala dan ujian dari Allah.

Lalu bagaimana dengan kriteria. Apakah tampan, pintar, cerdas, kaya, gaul, punya banyak bakat? Hmm, itu adalah kriteria sampingan. Siapapun jodohnya, akan masa bodoh, apakah nanti bisa mencintai atau tidak. Kalau tidak bisa mencintai pun akan dipaksa untuk cinta, apa susahnya. Karena yang paling utama adalah seseorang yang bisa mengemudikan roket percepatan untuk hari akhir yang indah. Intinya adalah orang yang mempunyai kesamaan tujuan. Mengusahakan yang terbaik sebagai hamba untuk berjumpa dengan Rabbnya di hari akhir, merindukan berkumpul dengan orang shaleh di dalam jannah Allah yang indah. Melakukan yang benar sebagai seorang hamba untuk limpahan rahmat, barokah di dalam pernikahan itu kemudian besuraha untuk dianugerahi penerus yang shaleh yang dapat melanjutkan perjuangan di muka bumi ini. Dan berusaha sebagai sebuah keluarga sebagai bagian dari masyarakat yang memberikan contoh teladan kepada masyarakat. Dan berjuang di dunia untuk bermanfaat, menegakkan kebanaran dan keadilan, menyuruh yang makruf dan mencegah yang mungkar. Intinya adalah orang yang mempunyai pemahaman agama yang baik, tahu tujuan di dunia dan tahu akan berbuat apa. ??? hehe Insya Allah, inilah kriteria yang benar dan kita semestinya sadar setiap orang mempunyai kekurangan. Mungkin hitam, tapi insya Allah manis, mungkin tidak suka menulis dan membaca tapi orator dan penceramah yang handal, mungkin pendiam tapi tulisan yang menggugah, mungkin pendek tapi lincah, mungkin tidak pandai tapi humoris, mungkin penghasilan kecil tapi sangat rajin dan pekerja keras, mungkin pemalas tapi cerdas, banyak hal yang kurang tapi pasangan tersebut mempunya tujuan yang satu yakni Allah, hari akhir dan Islam

Ya Allah, kami berdoa, kami bermimpi, kami mengharap, kami mengusahakan, maka selanjutnya adalah urusan Engkau. Ya Allah, kabulkan doa kami.

3 komentar:

  1. Cieee,,ka chan. Udah siap nikah nih??kekeke
    Aku kalo bisa... 5 tahun lagi, Insya Allah. Semoga Allah memberiku jodoh yang baik untukku, yang mampu membimbingku dalam menjalani ibadah, hidup dan mendidik anak. Ku pengen nerapin ilmu psikologi ku untuk mendidik anak2, ku,,hohohohoho

    BalasHapus
  2. Hah,, yime, kayak e, kacau ku nulis kayak ni, soal e, ternyata banyak yang bace, hehe,, lain kali dak nulis yang aneh aneh agik

    I luv U,, kangen

    BalasHapus
  3. Kekekeke,, Love U too sayang
    Tak ape lah,, selagi punya media untuk nulis. Tulislah..kekeke

    BalasHapus